21 Mei 2009
Keterlibatan Boediono Dalam Kasus BLBI
Demikian pendapat anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Dradjad Wibowo kepada pers di Jakarta, Senin , beberapa saat sebelum pelaksanaan sidang fit and propper test (uji kepatutan dan kelayakan) atas Boediono selaku calon tunggal Gubernur
"Perkara Bantuan Likuiditas
Ia berharap,
"Fakta juga membuktikan pada saat
Untuk keperluan uji kepatutan dan kelayakan, menurut Dradjad Wibomo, dia dan rekan-rekannya telah mempersiapkan sejumlah dokumen tentang hasil rapat perbankan serta korespondensi.
"Itu semua akan digunakan dalam fit and proper test terhadap
Merasa Di-`fait accomply`
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Olly Dondokambey, secara terpisah, mengatakan pihaknya merasa "dipaksa" atau di-fait accomply oleh Pemerintah dengan hanya ada calon tunggal Gubernur
"Saya mengulangi lagi pernyataan fraksi kami sebelumnya, bahwa sosok
Olly Dondokambey juga mengharapkan, agar legislatif masa kini jangan lagi dianggap sama dengan posisinya di era orde baru (Orba), "hanya sebagai pemegang stempel dan `subordinasi` dari eksekutif".
"Artinya, karena hanya ada satu calon, lalu kita terpaksa menyetujuinya. Ini kan sama saja dengan `pengebirian` kewenangan kita untuk memilih dari beberapa alternatif. Padahal di negara dengan 200 juta lebih penduduk ini, tidak mungkin tak ada lagi calon pendamping yang kualitasnya bagus. Termasuk dari internal
Sebelum ini, lanjutnya, dua calon yang ditolak DPR , juga berasal dari eksternal
"Apakah memang tak ada lagi yang berkualitas dan dipercaya publik moneter dari lingkup internal
Meski begitu, Olly Dondokambey dkk tetap menghargai keputusan Pemerintah dengan hanya menjagokan
Sumber: Kapanlagi.com 07 April 2008